MEMBANGUN BUDAYA GERAKAN BERSEPEDA DI KAMPUS

Oleh

Beni Saputra(Menteri Riset dan Teknologi BEM UNSRI)

 edisi:Jum’at,30 September 2011

Kampus adalah bangunan dari perwujudan miniatur sebuah negara,tempat mencetak intelektual muda yang nantinya akan menjadi pemimpin bangsa.Pembentukan pola pikir merupakan hal yang terpenting dalam membangun karakter akademis yang bersifat solutif dalam gerakan ilmiah(riset aplikatif) dalam basis intelektual profetik.

Maka,dalam mewujudkan pembentukan pola pikir intelektual muda(mahasiswa) dan calon-calon pemimpin bangsa dengan ini Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sriwijaya(BEM UNSRI) mencoba membangun gerakan mahasiswa dengan desain baru yang bersifat solutif dengan tetap berpedoman kepada basis intelektual yaitu dengan membangun gerakan bersepeda di kampus,gerakan ini dinamakan”Roadshow Sepeda UNSRI :Solusi Hemat Energi dan Ramah Lingkungan” yang dimeriahkan Marching Band,Duta Energi SUMSEL dan para pengguna sepeda yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat.Roadshow sepeda ini merupakan rangkaian acara dari Gebyar Sriwijaya dari 26-30 September 2011

.Dilihat dari data yang masuk di Kemenristek BEM UNSRI sampai hari ini(Jum’at,30 September 2011) pengguna sepeda di kampus UNSRI tercatat sebanyak 51 orang,sepeda yang dimiliki pun bervariasi.Tujuan roadshow sepeda ini adalah mengkampanyekan budaya bersepeda di kampus,membangun pola pikir cinta lingkungan dan hemat energi(khususnya bahan bakar fosil seperti BBM).Harapan untuk gerakan ini terbentuklah komunitas sepeda UNSRI dan mempengaruhi kebijakan kampus supaya terciptalah penyadaran melalui budaya bersepeda di kampus,ini merupakan salah satu alternatif dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan hidup,khususnya yang ditimbulkan oleh kendaraan bermotor berbahan bakar fosil.

Gerakan bersepeda dikampus memang sudah diterapkan di kampus-kampus lain,seperti di ITB,UGM dan UI.Inilah bukti penyadaran intelektual dari kalangan akademisi.Contohnya di UGM telah berhasil menyosialisasikan gerakan sepeda di kampus,bahkan sudah masuk ke kebijakan kampus yang telah diresmikan oleh Rektor UGM Prof.Ir.Sudjarwadi,M.Eng.Ph.D pada 14/07/2011 yang bernama”UGM Ngepit”,jadi disini kampus UGM telah menyediakan sepeda melalui kebijakan Rektorat dan membuat jalur sepeda tersendiri.Kampanye sepeda di UGM dilaksanakan saat mahasiswa baru masuk,mahasiswa baru diajak berkeliling bersepeda dan setelah itu menetapkan Duta Sepeda.

Maka,harapan kita di kampus UNSRI tercinta ini ke depannya terus ada peningkatan pengguna sepeda di kalangan mahasiswa bahkan bisa jadi dosen serta karyawan di UNSRI menggunakan sepeda di kampus,hal ini juga harus masuk dalam kebijakan Rektor UNSRI sehingga layanan sepeda kampus disediakan oleh pihak Rektorat.Bagi mahasiswa hari ini,janganlah ragu,malu dan gengsi memakai sepeda ke kampus,kita adalah mahasiswa cerdas maka harus melihat persoalan sesungguhnya secara objektif,setidaknya kita telah mengurangi permasalahan lingkungan,mulai dari mengurangi polusi udara,berhemat BBM untuk kepentingan masa depan,hemat finansial,juga mempromosikan pola hidup sehat dan hemat di kalangan mahasiswa.

Sudah saatnya intelektual muda(mahasiswa) melakukan gerakan real dan menyelesaikan permasalahan dengan solusi,yang bersepeda adalah intelektual muda yang cerdas,mari bersama mendukung dan membangun gerakan “UNSRI Bersepeda”.keep on fighting for the better Indonesia!

Wallahu a’lam bishshowab

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

PENDEKATAN UKHUWAH DALAM POLA PENGKADERAN

Disampaikan dalam Taujih Kader KAMMI AL-QUDS UNSRI dalam Agenda”Halal Bi Halal 1432 H Meningkatkan Ukuwah”(Kamis,14 Sept 2011)

 

Ukhuwah akan terbentuk apabila setiap kader memiliki Muwashafat(karakter) yang kokoh sehingga tidak akan menggoyangkan keutuhan aqidah Islam sedikitpun walau berbagai aliran ideologi mencuat ke permukaan.Kekuatan inilah yang harus kita pegang untuk membangun sayap-sayap dawah dalam mewujudkan ukhuwah dalam arah membangun jama’ah.

Artinya disini dibutuhkan ilmu da’wah,yaitu menebarkan ajaran Islam ke manusia.Semakin bagus kualitas da’wah yang kita lakukan maka semakin mantap keimanan dalam pembentukan akhlak kader sehingga akan memunculkan nilai-nilai kebersamaan,kepeduliaan dan saling memiliki.Ukhuwah tidak mengenal batas usia,suku dan asal-usul seseorang.Berbuat baik tidak harus memilih dan memilah,dengan keikhlasan dan saling mengingatkan inilah bukti rasa cinta kita kepada sesama umat.Tolong menolong dalam hal kebaikan adalah keharusan.

Apabila ukhuwah retak,maka ini bisa menimbulkan kekacauan dalam barisan jama’ah.Lunturnya nilai-nilai ukhuwah adalah tanda-tanda gejala dari kekeringan ruhiyah,dalam bukunya Cahyadi Takariawan berjudul Menyongsong Mihwar Daulah bahwa gejala kekeringan ruhiyah meliputi mudah dilanda kejenuhan dan kemalasan,mudah emosi dan tersinggung,mudah kecewa dan putus asa serta mudah mengeluh dan meratapi kondisi.

Maka,setiap lembaga da’wah(wajiha) harus melihat kondisi ini sehingga harus ada eksekusi kader untuk membangun kembali kualitas da’wah dengan pendekatan ukhuwah,kita sebagai saudara se-muslim harus mampu menangkap gejala-gejala keringnya ruhiyah sehingga mampu menindaklanjuti dengan segera yaitu dengan menghibur saudara kita atau mengingatkan dengan cara mendengarkan permasalahan.Jangan sampai dibiarkan terlalu lama karena hal inilah yang akan membuat kader da’wah berguguran.

Seorang kader harus mampu mengenal psikologi da’wah dan rekayasa sosial da’wah,harapannya nanti bisa membangun tali silaturahmi dalam menguatkan ukhuwah jama’ah untuk membangun barisan-barisan dawah sehingga semakin kuat dan mampu mengisi peluang dawah yang lain,inilah harapan kita semua,wallahualam

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

ANALISIS SEBUAH PERGERAKAN KAMPUS MENUJU CITA-CITA NASIONAL

Sejatinya setiap apa yang dilakukan oleh para pemikir muda yang intelektual dalam hal ini adalah mahasiswa yang penuh dengan kreatifitas ide akan melahirkan sebuah pergerakan,setiap pergerakan akan menimbulkan efek sebuah perubahan-perubahan entah efek itu kecil atau besar.

            Ide muncul ketika ada kegelisahan-kegelisahan dalam sanubari para aktivis kampus,melalui proses dialektika yang panjang dan bermuatan intelektual,ini akan menghasilkan sebuah wacana baru yang menggiring kepada pengkerucutan opini.Opini mampu diangkat dan kuat karena adanya konsolidasi dari proses dialog atau diskusi cerdas,hasil akhirnya adalah aksi dan rekasi.

            Pergerakan mahasiswa di Indonesia mempunyai sejarah yang panjang untuk disikapinya,mulai dari penurunan rezim orde baru,kasus semanggi,dialog kebangsaan para pemuda serta aksi-aksi tingkat local yang akan memperkokoh pergerakan nasional para intelektual muda serta berbagai macam kegiatan ilmiah dalam konferensi-konferensi,yang itu semua adalah dalam rangka mencari solusi(cara) untuk membawa bangsa ini lebih baik untuk masa depan nantinya.

            Siapa lagi yang akan memikirkan nasib bangsa ini di masa depan kalau bukan kita selaku pemuda yang hidup saat ini.Menjadi pemuda hari ini harus mampu membangun kapasitas kepemimpinan yang tangguh di dalam pergolakan perpolitikan kampus,karena di kampuslah laboratorium pergerakan yang akan membentuk kepribadian berpikir kritis dan berjiwa pemimpin.

            Mencermati pergerakanan perpolitikan di kampus saat ini sungguh sangat berbeda dengan pergerakan saat orde lama ataupun orde baru.Saat ini pergerakan perpolitikan kampus multi ranah permasalahan dan sangat komplek,berbagai bidang mampu digerakkan karena setiap bidang kehidupan tentang kebangsaan ini saling berkaitan.Misalnya dalam menyikapi naiknya BBM,ini bukan hanya berkaitan dengan bidang ekonomi saja,akan tetapi saat ini sudah menjadi korelasi dalam bidang politik nasional dan ketahanan negara.Inilah yang dinamakan  pergerakan mahasisiwa saat ini sangat komplek pasca orde lama dan baru.

            Makanya,mahasiswa yang ada dikampus saat ini seharusnya ada akselerasi(percepatan) keilmuwan yang mengacu kepada paradigma wawasan nasional,sehingga pasca kampus nanti telah siap untuk mengabdi kepada bangsa dan negara ini.Memang ini semua butuh manajemen waktu dan rekayasa pergerakan(strategi) yang harus dipertaruhkan.Menjadi aktivis kampus tidaklah semudah membalikkan telapak tangan atau Cuma sebutan saja,ini adalah status moralitas yang harus dimainkan dan disandangkannya.

            Aktivis kampus haruslah mempunyai strategi yang kokoh dalam merekayasa pergerakan kampus dalam setiap perjuangan serta mampu mengurangi gerakan apatisme dan hedonisme.Menjadi aktivis kampus juga harus mempunyai akhlak yang mulia yang kokoh,pemikiran yang cerdas dan berprestasi.Inilah yang diharapkan,karena kebutuhan bangsa tentang pemimpin bangsa yang berakhlak mulia dan cerdas saat ini sangat kurang.Bisa kita lihat sendiri para pemimpin bangsa saat ini,setiap ada kepemimpinan pasti ia akan terjerat oleh kasus korupsi,hal inilah yang akan merusak bangsa dan sangat mengecewakan rakyat.

            Kita sebagai mahasiswa seharusnya tidak Cuma belajar saja,buanglah paradigm lama terkait kuliah,seperti ke kampus,ke kantin dan ke kos atau disebut sindrom K3.Kalau seperti ini sampai kita lulus kuliah nanti maka tidak akan ada sejarah perubahan yang kita lakukan.Kebutuhan akan organisasi kampus ini sangat mendukung dan sebagai wadah aspirasi untuk menyalurkan bakat dan keterampilan mahasiswa yang terpendam.Melalui organisasi maka akan menghasilkan suatu pergerakan karena akan bertemu dengan orang-orang cerdas berbagai fakultas-fakultas dan berbagai bidang dispilin ilmu,inilah yang memperkaya khasanah keilmuwan kita sendiri serta mempercepat pendewasaan berpikir.

            Melalui pola diskusi,membaca banyak referensi dan mampu menulis artikel atau karya tulis ilmiah,inilah yang akan mencetak para mahasiswa menjadi calon pemimpin masa depan harapan bangsa yang unggul,cerdas,bermoral dan mampu menghargai atau siap dalam mengisi setiap peluang kepemimpinan kebangsaan dalam kancah nasional kenegaraan.Itulah harapan kita semuanya,mari persiapkan dirimu wahai pemuda(mahasiswa) intelektual aset pemimpin masa depan untuk Indonesia lebih baik.Wallahualam Bishawab

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

MEMBANGUN SEBUAH KONSEP DAN PARADIGMA GERAKAN

Sebuah perjuangan tidak akan pernah berakhir selama para pejuang atau para intelektualnya masih mau bergerak

            Membangun sebuah cita-cita bangsa yang mampu membangun sistem yang beradab sesuai dengan pola dan keyakinan gerakan moral yang bersih adalah menjadi sebuah idaman mahasiswa yang merupakan pemuda dan motivator bangsa.Ketika harapan-harapan itu masih ada,suara-suara masih bisa diperdengarkan,akankah kita hanya diam seribu bahasa?,oh…Tidak…!!!,kita sebagai pemuda senantiasa harus terus bergerak menyuarakan kebenaran dan memberantas kebatilan.

            Gerakan pemuda dan mahasiswa saat ini sangat membutuhkan aktivis yang tangguh yang sekaligus pemikir dan analisis produktivitas yang pemberani serta mampu menegakkan bangunan jiwa,akhlak dan kepoloporan yang benar dalam mengusung cita-cita hidup masa depan.Sejatinya pemuda adalah pendobrak kebuntuan,penggilas kebatilan dan pendorong agen perubahan.

            Melihat kenyataan pada saat ini,agenda-agenda kehidupan bangsa sungguh sangat parah sekali kebobrokannya,krisis multi dimensi yang berarti gagal dalam melaksanakan kebijakan dalam setiap bidang kehidupan,misalnya dalam bidang politik dan hukum adanya korupsi disana-sini dan hukum yang kurang berimbang,bidang pertahanan dan keamanan bisa dilihat lemahnya pengamanan wilayah perbatasan,bidang pendidikan adanya komersialisasi pendidikan sehingga kualitas lulusan kurang kompeten karena disibukkan dengan orientasi nilai yang tidak mempunyai dasar pemahaman yang benar.Ini menjadi pekerjaan rumah yang besar untuk kita semua.

            Lalu siapa yang akan memperbaiki kondisi ini?,yah…ini bukan hanya PR pemuda saja,semua lini harus terlibat,baik itu pemerintah maupun masyarakat.Hanya dengan bergerak secara matang dan membangun konsep yang utuh serta dijalankan sesuai dengan kaidah kebenaran,semua itu akan terwujud dengan limit kebenaran yang sempurna.Mudah-mudahan cita-cita masa depan ini bisa terwujud,yang pasti sebuah keikhlasan,komitmen dan pengorbanan adalah menjadi dasar utama dalam perjuangan ini,tetaplah menggelora wahai pemuda(mahasiswa)…!!!

Wallahu’alam…

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

MEMBANGUN PERADABAN

Kekuatan itu terbangun atas dasar ide yang dipikirkan dan dituangkan melalui gerakan yang nyata

            Sebuah bangunan intelektual terlaksana jika mampu membangun gerakan mahasiswa dan pemuda ketika dia menjadi seorang konseptor dalam tataran peradaban perjuangan.Menjadi sang konseptor atau pemikir pergerakan haruslah memahami pola-pola gerakan dan geografis medan.Seorang konseptor harus mampu menganalisis dengan pendekatan teknis,ini menjadi modal yang kuat apabila ada keseimbangan pemahaman antara bidang konsep dan teknis.

            Menyiapkan konsep gerakan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan,ini perlu ada data atau riset yang membutuhkan waktu lama dengan keputusan yang shahih,perlu diskusi dengan pakar-pakar pergerakan ataupun ilmuwan yang memahami arah dan tujuan pergerakan yang akan dilakukan.Berfikir ilmiah dan menganalisis dengan kekuatan data itulah yang menjadi modal dalam mengambil sebuah keputusan gerakan.Pengembangan ide-ide haruslah sejalan dengan ranah yang akan dijalankan,instrument juga harus tepat,kemasannya harus baik serta mempunyai kemampuan menganalisis data SWOT secara tepat.

            Setelah konsepan kuat,maka gerakan nyata melalui eksekutor lapangan dalam hal ini adalah tataran teknis harus digerakkan secara optimal,kerucutan atau turunan-turunan dari konsep itulah yang harus digerakkan dalam bentuk agenda-agenda yang nyata yang bersifat kontinyu(terus menerus) sampai hasilnya mampu dirasakan kebermanfaatannya bagi orang lain.Sinergisitas antara komunikasi dalam pola-pola koordinasi harus berjalan secara baik,karena ini menjadi kunci utama dalam bangunan kekuatan organisasi yang bergerak secara nyata.

            Kekuatan dalam suatu gerakan tidak akan muncul begitu saja tanpa pemikiran yang cerdas dan panjang dengan pengujian yang tajam dengan metode empiris dan rasionalis.Dengan begitu,keberhasilan membangun kekuatan peradaban akan terlaksana dengan kekuatan mental dan gerakan moral.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

MEMBANGUN SEBUAH KENANGAN

Sebuah harapan baru akan muncul ketika pemikirannya dipenuhi oleh ide-ide yang cemerlang.

            Sebuah kenyataan hari ini yang penuh dengan pergolakan kenangan yang indah ketika kita melakukan suatu perjuangan panjang,ini akan membangun sebuah kenangan yang indah dalam setiap lini kehidupan.Terkadang suatu perjuangan itu menyisakan tangis yang tak berkesudahan,penuh dengan pengorbanan,namun kita harus tetap yakin dan percaya bahwa ikhlas dan rela berkorban adalah bumbu-bumbu suatu perjuangan itu.Betapa banyak yang telah dikorbankan wahai saudara-saudariku yang dicintai Allah SWT,mudah-mudahan itu menjadikan ladang amal bagi kita untuk terus memperbaiki diri dalam proses mengisi kehidupan dalam meraih ridhoNya.

            Perjuangan dikampus ini adalah suatu proses pembelajaran,wajarlah kalau masih terdapat kekurangan atau jauh dari limit kesempurnaan.Proses-proses perjuangan inilah yang harus kita ikuti secara ikhlas karena disinilah letak suatu pembelajaran yang sangat berharga.Kehidupan yang sebenarnya adalah pasca kampus nanti,yakni ketika kita telah bergabung dengan masyarakat yang sebenarnya,kita akan merasakan basis-basis massa yang sangat berbeda dengan keadaan di kampus,warna-warni di dalam kehidupan masyarakat akan terasa,namun janganlah lemah ketika marasakan kesulitan dalam bergerak,yang pasti supaya kita tetap dalam garis perjuangan yaitu menciptakan suatu sistem atau instrument yang tepat dalam melakukan rekayasa sosial dalam bermasyarakat.

            Jadikan dirimu orang yang terlibat dalam pergerakan tersebut,walaupun terkadang kita merasakan kecilnya kontribusi yang kita lakukan,tetap jangan pernah menyerah karena kalau kita mau berusaha insya Allah akan dibukakan pintu petunjuk oleh Allah SWT dalam menyuarakan kebenaran dan mengkikis kebatilan.Hiduplah demi menegakkan perjuanganNya.Jadikanlah Allah sebagai petunjuk hidup kita,mudah-mudahan ridhoNya akan kita dapatkan.Wallahu’alam

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Saya adalah seorang yang ingin mencari sebuah inspirasi dalam kehidupan ini,membangun peradaban membutuhkan pengorbanan,mari kita berjuang…!!!

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar